Selasa, 20 Mei 2014

Maaf, Ada PR untuk Tahun 2015 Nanti



Terjawab sudah, penantian panjang nan mendebarkan hasil kelulusan UN SMA Tahun 2014. Sebagaimana siswa yang berharap-harap cemas, demikian juga seluruh pengelola pembelajaran di tiap SMA/SMK/MA. Pun saya yakin dengan yang terjadi di almamater kita tercinta, SMA Negeri 1 Sooko. Tanggal 20 Mei 2014 seolah menjadi 'hari cemas nasional'. 

Sesuai dengan pengumuman kelulusan yang telah diumumkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, maka pemeringkatan nilai kelulusan juga diumumkan. Alhamdulillah, ternyata SMAN 1 Sooko Mojokerto masih masuk dalam 10 besar peringkat rata-rata tertinggi UN SMA/MA se-Kabupaten Mojokerto. Lho, kok cuma 10 besar? 

Inilah kenyataan yang harus diterima dengan lapang dada. Selanjutnya menjadi bahan introspeksi bagi seluruh sivitas akademika SMAN 1 Sooko Mojokerto. Apa yang terjadi sehingga harus terpuruk di bawah SMA Islam Simongagrok Dawarblandong? SMA yang posisinya saja tidak semua orang di Mojokerto tahu. Bandingkan dengan SMAN 1 Sooko yang sudah tersohor.

Sebagai alumni, secara naluri ada perasaan masygul saat mendengarkan berita itu hari ini. SMAN 1 Sooko 'cukup' menghuni peringkat ke-6 saja. Raihan 52,10 untuk program IPA dan 51,00 untuk program IPS tak mampu mendekati angka 54,45 untuk program IPA yang diraih SMA Islam Simongagrok Dawarblandong. Sebuah kecamatan yang pernah dipimpin oleh seorang camat alumni SMA Negeri (1) Sooko, Dr. H. Didik Chusnul Yakin, M.Si. (alumni tahun 1990). Sementara untuk program IPS, raihan tertinggi dicapai oleh SMAN 1 Puri Mojokerto dengan nilai 52,50.

Tentu nilai tersebut bukanlah jaminan keberhasilan dari seluruh proses pembelajaran yang telah dilakukan. Namun paling tidak, menjadi salah satu parameter untuk mengukur efektivitas pembelajaran dalam menghadapi UN. 'Nama besar' SMAN 1 Sooko bukan menjadi jaminan untuk berada di 'zone aman'. Meski diakui bahwa SMAN 1 Sooko sudah berada pada 'zone nyaman'. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan. Perlu dukungan semua pihak untuk mengerjakan PR tersebut.

Harapan kami selaku alumni, semoga di tahun yang akan datang, SMA 1 Sooko mampu kembali meraih hasil yang terbaik.

Poskan Komentar